GISTutorial.NET |
| ArcGIS 10: Membuat Fitur Beraturan; petak, kotak, titik, lingkaran, hexagon Posted: 02 Jun 2011 08:49 AM PDT Salah satu fungsi perangkat lunak GIS yang sering digunakan adalah merancang desain survey. Desain survey ini sangat berkaitan dengan bentuk petak survey yang akan dibuat dan konstelasi (jarak, posisi) lokasi survey tersebut. Contoh rancangan survey yang cukup umum digunakan adalah dengan bentuk petak survey lingkaran dengan jarak sistematis. Bagaimana melakukannya di ArcGIS? Ekstensi yang digunakan dalam contoh kali ini adalah Repeating Shapes. Download ekstensi Repeating Shapes for ArcGIS (silakan googling atau ikuti link download di bawah) Instal ekstensi. Biarkan setingan secara default. Pilih saja Next atau Yes. Buka ArcGIS Masuk ke Mode Kustomisasi. Klik pada menu Pada tab COMMANDS akan terdapat kategori Jennesss Enterprise dan jika diKLIK maka di jendela commands akan muncul Repeating Shapes Jika katetori dimaksud belum tersedia, KLIK pada Add from file Rujuk pada folder C:\Program Files\Jennessent\repeating_shapes. Tambahkan file repeat_shapes.dll CATATAN: Bagi pengguna MS Windows yang UAC nya rewel, jalankan ArcGIS sebagai ADMINISTRATOR sebelum menambahkan ekstensi pada Langkah 6 ini. Drag-n-drop command Repeating Shapes ke toolbar apa saja. Contoh Kasus 1 Desain Survey Persegi Selanjutnya siapkan dulu lokasi yang akan kita survey beserta data-data pendukung seperti di bawah ini (somewhere di Republik Indonesia) Jalankan Repeating Shape Pilih EXTENT. Karena areal interest [...] |
| ArcGIS 9x: Input Data Koordinat menggunakan MS Excel Posted: 01 Jun 2011 06:10 PM PDT Input data melalui serangkaian (seri) data koordinat sering dilakukan dalam operasi GIS. Standar umum yang sering digunakan untuk input data koordinat adalah format database (DBF) atau text (TXT). Namun untuk ArcGIS 9.x ke atas, kita bisa juga mengugnakan input data koordinat dengan format XLS atau XLSX (Microsoft Excel). Berikut adalah contoh bagaimana memasukan data koordinat ke ArcGIS 9.x dengan format XLSX. Contoh kasus Kita akan melakukan plotting dua buah polygon, yaitu polygon A dan polygon B. Kedua polygon tersebut dibentuk oleh kumpulan titik-titik yang terhubung. Oleh karena itu, input data dari polygon tersebut adalah berupa point. Sedangkan daftar koordinat dari data adalah seperti di bawah ini Siapkan header table Yakinkan format regional dan language seting degan model US, atau apa saja yang penting menggunakan titik (.) sebagai pemisah desimal. Jadi jika kita menulis setengah akan tertulis 0.5 bukan 0,5. Tabel harus mulai dari A1. Tabel tidak perlu diformat (perataan atau garis). DX, MX, SX diisi dengan derajat, menit dan detik untuk longitude DY, MY, SY diisi dengan derajat, menit dan detik untuk latitude. X adalah Longitude dalam decimal degree yang dihitung seperti formula pada gambar di bawah Y adalah Latitude dalam decimal degree yang dihitung [...] |
| You are subscribed to email updates from GISTutorial.NET To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |